IDEOLOGI
Menurut wikipedia Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan “sains tentang ide”. Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkanWeltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan untama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit.
deologi adalah rancangan yang tersusun didalam pikiran atau
gagasan atau cita-cita yang membentuk dasar bangunan misalnya dalam teori
politik atau ekonomi atau sosial kalau mengikuti apa yang tertuang dalam The
Oxford guide to the English language. Atau dengan kata lain pengertian ideologi
adalah kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat yang memberikan
arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup kalau mengikuti apa yang tertuang
dalam kamus besar bahasa Indonesia.
Lahirnya ideologi itu adalah karena adanya hasil pemikiran
manusia yang dituangkan dalam bentuk konsep bersistem yang menjadi dasar atau
asas teori yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup manusia.
Ideologi adalah tidak sama dengan aqidah. Ideologi adalah
hasil pemikiran manusia yang dituangkan dalam bentuk konsep bersistem yang
menjadi dasar atau asas teori yang memberikan arah dan tujuan untuk
kelangsungan hidup manusia. Sedangkan aqidah adalah bukan lahir dari hasil
pemikiran manusia, melainkan lahir karena Islam yang diturunkan oleh Allah SWT.
Kemudian kalau ideologi dan aqidah dihubungkan dengan ”aali Muhammad“ atau
”ahli keluarga Muhammad”, maka anggota keluarga Rasulullah saw adalah semua
umat Islam yang beraqidah Islam dan semua umat Islam yang memiliki ideologi
Islam, bukan hanya sekedar keluarga yang diikat oleh tali perkawinan dan darah
keturunan Rasulullah saw saja.
Hak Ideologi ada 2, yaitu :
· Ideologi
Hukum, adalah rincian dari keseluruhan orang dan masyarakat yang dapat
memberikan dasar atau legitimasi bagi keberadaan lembaga-lembaga yang akan
datang, system hukum atau bagian dari sistem hukum.
· Ideologi
politik adalah himpunan nilai-nilai, ide, norma-norma, kepercayaan dan
keyakinan, yang dimiliki seorang atau sekelompok orang, atas dasar mana dia
menentukan sikapnya terhadap kejadian dan problema politik yang
dihadapinya dan yang menentukan tingkah laku politiknya.
PANDANGAN
HIDUP
Pandangan-hidup kita akan menganut prinsip-hidup yang bersesuaian dengannya,
dan Kitapun akan menganut pola-pikir yang bersesuaian dengan prinsip-hidup Kita
itu. Oleh karenanya berhati-hatilah di dalam mengadopsi sebentuk
pandangan-hidup tertetu. Ia akan secara signifikan sangat menentukan
jalan-hidup Anda secara keseluruhan. Apapun agama yang kita anut lantaran
kelahiran, awalnya, kita mungkin belum punya sebentuk pandangan-hidup tertentu
yang pasti. Kita masih menjalani hidup secara coba-coba, dengan meraba-raba. Di
dalam menjalaninya selama ini, mungkin kita telah tabrak-sana-tabrak-sini,
sampai dengan menemukan sebentuk pandangan-hidup yang rasanya cocok, sesuai
dengan kondisi fisiko-mental kita. Apa yang kita perlukan untuk menjalani hidup
ini bukanlah yang rasanya cocok atau yang kita senangi, melainkan yang baik dan
mendatangkan kebaikan buat kita dan orang lain, bahkan bila mungkin, ia juga
bisa mendatangkan kebaikan buat sebanyak-banyaknya orang. Disinilah kita perlu
amat berhati-hati.
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup
bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu
perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya
pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk
hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran
manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika
atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama
dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil
pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas
dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman,
arahan, atau petunjuk, yang disebut pandangan hidup.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan
tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri
dari macam :
·
Pandangan
hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
·
Pandangan
hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang
terdapat pada Negara tersebut.
·
Pandangan
hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang
sebagai pendukung suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi.
Jika organisasi itu organisasi politik, ideologinya disebut ideologi politik.
Jika organisasi itu Negara, ideologinya disebut ideologi Negara.
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure-unsur yaitu
cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan
satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita-cita ialah apa yang
diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang
hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia
makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang
dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan
akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan pada Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar